<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="https://old-repository.mitrahusada.ac.id/items?output=omeka-xml&amp;page=181&amp;sort_field=added" accessDate="2026-05-18T01:58:38+07:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>181</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>1976</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2426" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8824">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/4e9df985bce2071a4c466b1944b89e8b.pdf</src>
        <authentication>cb3d2810871c9b9f1e6bb74215065e70</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10027">
                <text>Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil dalam Melakukan Perawatan Payudara di Klinik Pratama Nirmala Medan Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10029">
                <text>Afnida Zahara, Isyos Sari Sembiring , Lidia Lesti Mastiur,  Sri Ermaliani Br Bangun, Nuriani</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10030">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10031">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10032">
                <text>Ibu hamil adalah wanita yang mengandung janin dalam rahimnya karena setelah dibuahi oleh spermatozoa. Kehamilan suatu keadaan yang istimewa bagi seorang wanita sebagai calon ibu, karena pada masa kehamilan akan terjadi perubahan fisik yang mempengaruhi kehidupannya. Pada waktu kehamilan akan terjadi banyak perubahan baik perubahan fisik, sosial dan mental. Ibu yang hamil harus memiliki gizi yang cukup, karena gizi yang didapatkan akan digunakan untuk dirinya sendiri dan janinnya. Bagi ibu hamil pada dasarnya semua zat gizi memerlukan tambahan, namun yang sering kali menjadi kekurangan adalah energi protein dan beberapa  mineral  seperti  zat  besi  (Pantiawati  dalam  Mulyani,  2017).  Perawatan  payudara  adalah  salah  satu perilaku kesehatan. Perilaku kesehatan (menurut Skinner) adalah: “suatu respon seseorang terhadap stimulus yang berkaitan dengan sakit dan penyakit, sistem pelayanan kesehatan, makan dan minum, serta lingkungan” (Unimus, 2012). Becker menguraikan perilaku kesehatan menjadi tiga domain, yakni pengetahuan kesehatan, sikap terhadap kesehatan, dan praktik kesehatan (Wikipedia, 2012). Menurut Lawrence Green (1980) dalam Notoadmodjo (2007) terdapat 2 faktor yang mempengaruhi perilaku manusia dalam hal kesehatan, yaitu: faktor internal yang meliputi pengetahuan, persepsi, emosi, motivasi, sosial-ekonomi, dan kebudayaan, dan faktor eksternal yaitu lingkungan. Sejauh ini dari literatur yang peneliti telusuri banyak penelitian yang membahas mengenai perilaku perawatan payudara, baik pada masa antenatal maupun masa kehamilan  . TUJUAN Untuk menganalisis hubungan antara Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Dalam Melakukan Perawatan Payudara Di Klinik Pratama Nirmala Tahun 2023. METODE uji chi square p value &lt; 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima hasil uji statistic adanya hubungan  signitifikan. HASIL ada  ada  hubungan  bermakna  antara  hubungan  antara  Faktor-Faktor  Yang Mempengaruhi  Ibu  Hamil  Dalam  Melakukan  Perawatan  Payudara  Di  Klinik  Pratama  Nirmala  Tahun  2023. SARAN diberikan bagi penelitian dan bagi tempat penelitian dan bagi institusi Pendidikan tentang Perawatan payudara.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2427" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8825">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/c7fb8350e0e93839fca4aaad5b186687.pdf</src>
        <authentication>f3d05d906e9be7a689f17eac9ebef54c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10033">
                <text>Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasaan Ibu dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi di Klinik Siloam Kecamatan Siantar Barat Kotapematangsiantar Tahun 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10034">
                <text>Kepuasan merupakan seorang manusia yang telah membandingkan dari segi kinerjanya dan juga hasil yang diharapkan melalui tingkat dari perasaan seseorang tersebut. Dalam teori lain yang ditulis oleh wilton dinyatakan kepuasan ataupun ketidakpuasan merupakan hasil evaluasi akhir dari respon pelanggan tersebut yaitu kesesuaian yang telah dirasakan oleh pelanggan dengan harapan kinerja dari produk tersebut dapat dirasakan setelah pelanggan memakainya. (Abarca 2021) Keluarga Berencana merupakan usaha suami istri untuk mengukur jumlah dan dan jarak yang diinginkan.Usaha yang dimaksud termasuk kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga. Prinsip dasar metode kontrasepsi adalah mencegah sperma laki-laki mencapai dan membuahi telur wanita (Fertilisasi) atau mencegah telur  yang sudah dibuahi untuk berimplantasi  (melekat)  dan  berkembang  diDalam  Rahim(  Th.  Endang  Purwoastuti,  2016).Dari  survei pendahuluan pada bulan Januari 2023 yang Klinik Siloam Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar dijumpai Ibu Usia Subur  sebanyak 20 orang, diantaranya 7 orang menyatakan kurang puas terhadap pelayanan Kontrasepsi. Berdasarkan uraian latar belakang, peneliti tertarik mengambil judul Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasaan Ibu Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi AKDR di Klinik Siloam Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar Tahun 2023.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10035">
                <text>Epi Ida Lestari, Asnita Sinaga,  Isyos Sari Sembiring, Indra Agussamad</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10036">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10037">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2428" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8826">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/e8400c32fda94c1cf94c92892095f89b.pdf</src>
        <authentication>8d2affc91441f1e4c2baa6bf67ebd518</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10038">
                <text>Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Post SC Dengan Kejadian Infeksi Luka SC di Desa Multatuli Kec Natal Kab Mandailing Natal Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10039">
                <text>ngka kejadian infertilitas yang tepat belum diketahui secara pasti, sangat bervariasi Kelahiran dapat terjadi dengan dua cara, normal atau alami (vaginal) dan abnormal atau persalinan yang biasa dikenal dengan operasi caesar. SC (Sectio Caesarea) adalah persalinan buatan dimana janin dilahirkan melalui sayatan di dinding perut dan rahim, yang dapat mengakibatkan perdarahan dan luka sayatan (Meo, 2021). Di Indonesia jumlah seksio sesarea meningkat seiring dengan kejadian infeksi luka pasca SC, dimana sekitar 90% morbiditas pasca seksio sesarea pada data yang diperoleh disebabkan oleh infeksi luka operasi. Angka kejadian seksio sesarea (SC) semakin meningkat setiap tahunnya, dan menurut World Health Organization standar seksio sesarea di suatu negara adalah 5-10% dari setiap bayi baru lahir di dunia (Hastutik, 2020). Tujuan Untuk menganalisis Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Post SC Dengan Kejadian Infeksi Luka SC di Desa Multatuli Kec Natal Kab Mandailing Natal Tahun 2023. METODE uji chi square p value &lt; 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima hasil uji statistic adanya hubungan signitifikan. HASIL ada ada hubungan bermakna antara Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Post SC Dengan Kejadian Infeksi Luka SC. Saran diberikan  bagi penelitian dan  bagi tempat penelitian dan bagi institusi  Pendidikan tentang Perawatan Luka Post SC.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10040">
                <text>Rizky Andriani, Isyos Sari Sembiring, Ernawati Napitupulu, Titin Suherni, Elnia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10041">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10042">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2429" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8827">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/dc0c3bc119b659796367664d6d726ea7.pdf</src>
        <authentication>8d2affc91441f1e4c2baa6bf67ebd518</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10043">
                <text>Hubungan Karakteristik Ibu Dan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Dengan Pemberian Asi Eksklusif di Puskesmas Pegajahan KEC. Pegajahan KAB Serdang Bedagai Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10044">
                <text>Latar Belakang Pemerintah Indonesia menaruh perhatian yang cukup tinggi, karena begitu pentingnya pemberian  ASI  eksklusif  bagi  pertumbahan  dan  perkembangan  bayi.  Pada  tahun  2012  telah  dikeluarkan Peraturan  Pemerintah  (PP)  No.  33  tentang  pemberian  ASI  eksklusif.  PP  tersebut  menyatakan  bahwa  ASI eksklusif  adalah  ASI  yang  diberikan  kepada  bayi  sejak  dilahirkan  selama  enam  bulan  tanpa  menambahkan dan/atau  mengganti  makanan  atau  minuman  lain.  Disebutkan  juga  bahwa  setiap  ibu  yang  melahirkan  harus memberikan ASI eksklusif kepada bayi yang dilahirkannya, kecuali ada hambatan yang dibenarkan. Tujuannya adalah  untuk  menjamin  pemenuhan  hak  bayi  agar  mendapatkan  ASI  eksklusif  sejak  dilahirkan  sampai  usia enam bulan. Agar program pemberian ASI eksklusif dapat berhasil diperlukan dukungan seluruh elemen baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Tujuan Untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan pelaksanaan IMD dengan pemberian ASI eksklusif di  Puskesmas Pegajahan Kec.Pegajahan Kab Serdang Bedagai Tahun 2023. Metode uji chi square p value &lt; 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima hasil uji statistic adanya hubungan signitifikan. Hasil adalah ada Tidak ada hubungan bermakna antara usia, Pendidikan, profesi dan paritas ibu dan Ada hubungan bermakna antara pelaksanaan IMD dengan pemberian ASI Eksklusif di Di Puskesmas Pegajahan Kec.Pegajahan Kab Serdang Bedagai</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10045">
                <text>Lyly Irayani, Isyos Sari Sembiring,Emma Dosriamaya Noni Br. Simanjuntak, Fitriani, Sulastri</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10046">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10047">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2430" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8828">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/ca75f067d3c72df2cae3d23353b687cf.pdf</src>
        <authentication>e4e5b6d53bf387aa754649fd8a43d4c9</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10048">
                <text>Hubungan Peran Tenaga Kesehatan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil di Puskesmas Silau Laut Kec. Silau Laut Kab. Asahan Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10049">
                <text>Pada ibu hamil, zat besi memiliki peranan yang cukup penting untuk pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui  Hubungan  Peran  Tenaga  Kesehatan  dengan  Kepatuhan  Konsumsi  Tablet  Fe  di Puskesmas Silau Laut Kec. Silau Laut Kab. Asahan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain  penelitian  Cross-Sectional,  jumlah  sampel  yang  digunakan  adalah  32  orang  yang  diperoleh  dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data menggunakan chi square.Hasil yang diperoleh dalam penelitian  ini  adalah  nilai  P  value  =  0,006  &lt;  0,05  yang  menunjukan  bahwa  terdapat  hubungan  peran  tenaga kesehatan  dengan  kepatuhan  konsumsi  tablet  Fe.  DisarankankepadaIbu  hamil  agar  meningkatkan  kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe di kehamilannya untuk menjaga kesehatan dirinya dan kandungannya</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10050">
                <text>Irma Agustina, Khairunnisa Situmorang, Isyos Sari Sembiring, Vitalia Hanako Murni Simanjuntak</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10051">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10052">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2431" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8829">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/cbb0ae51f47e9e240ec4d13d38e67f94.pdf</src>
        <authentication>e4e5b6d53bf387aa754649fd8a43d4c9</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10053">
                <text>Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Kecemasan Ibu Primigravida Di Puskesmas Tarabintang Kec Tarabintang Kab Humbang Hasundutan Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10054">
                <text>Kehamilan pertama kali bagi seorang calon ibu merupakan suatu perjalanan baru yang ditandai dengan perubahan-perubahan fisik dan psikis sehingga timbul berbagai masalah psikologis. Salah satu aspek psikologis yang berpengaruh pada kehamilan adalah kecemasan. Selain itu, timbul kecemasan pada ibu hamil dipengaruhi oleh perubahan fisik yang terjadi selama kehamilannya yaitu dengan perut yang semakin membesar dan badan yang bertambah gemuk (Utami, 2017). Program kelas ibu hamil di Indonesia dimulai sejak tahun  2010  dan  pelaksanaan  di  Puskesmas  Tarabintang  Kec  Tarabintang  Kab  Humbang  Hasundutan  mulai dilaksanakan sejak tahun 2012. Salah satu hasil yang diharapkan dari pelaksanaan kelas ibu hamil adalah adanya pemahaman, perubahan sikap, dan perilaku ibu hamil sehingga ibu hamil dapat menjalani kehamilannya dengan tenang dan nyaman terhindar dari penyakit fisik dan jiwa serta persalinannya dapat berlangsung dengan normal yang pada akhirnya berkontribusi terhadap penurunan angka kematian ibu. TUJUAN Untuk mengetahui pengaruh terhadap kecemasan ibu primigravida di Puskesmas Tarabintang Kec Tarabintang Kab Humbang Hasundutan Tahun 2023. METODE quasiexperimental design dengan Uji normalitas data ini menggunakan Uji Shapiro Wilk karena disesuaikan untuk sampel penelitian yang berjumlah kecil HASIL adalah Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Terdapat perbedaan tingkat kecemasan pada ibu primigravida yang mengikuti kelas ibu hamil dan tidak mengikuti kelas ibu hamil. Saran diberikan bagi penelitian dan bagi tempat penelitian dan bagi institusi Pendidikan tentang factor yang berhubungan dengan pengetahuan dengan sikap ibu post partum tentang kelas Ibu Hamil</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10055">
                <text>Rosmaida Barutu, Isyos Sari Sembiring, Emma Dosriamaya Noni Br. Simanjuntak, Ninsah Mandala Putri Sembiring, Basaria Manurung, Sonia Novita Sari</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10056">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10057">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2432" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8830">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/b1059821f85fd7c071034064b429474b.pdf</src>
        <authentication>67a8aec1ce42b6cc3aa3c895b8aa6944</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10058">
                <text>THE EFFECT OF OXYTOCIN MASSAGE ON THE SATISFACTION LEVEL OF MIDWIFERY CARE SERVICES FOR POSTPARTUM MOTHERS AT PMB BADARIAH, BATUBARA REGENCY IN 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10059">
                <text>he   World   Health   Organization (WHO), American   Academy   of   Family Physicians (AAFP) Pediatrician Association recommend exclusive breastfeeding for 6 months and continued for up to 2 years. Breastfeeding to babies is the best way of giving food. This is because breast milk contains many benefits that babies need, such as nutritional aspectsMethod:Thisresearch method uses quantitative research with analytical research design and uses a cross sectional approach. The sample taken in this research is 30 respondents using total sampling. Analyzed using Chi Square TestResults:The results of statistical tests using the chi square test, the results of the calculation of p value = 0.001 &lt; = 0.05, it can be concluded that there is a relationship between the quality of midwifery services and  the level  of satisfaction of  postpartum mothers  inPMB  Badariah, Tanjung Tiram District, Batubara Regency in 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10060">
                <text>Fitra Wahdina, Isyos Sari Sembiring, Rosmani Sinaga, Marliani, Febriyanti Albayumi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10061">
                <text>2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10062">
                <text>English</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2433" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8831">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/45d4e7fdf819c7573375e3e7ce676f7e.pdf</src>
        <authentication>b0a27a84b239e1ed6663d9fcddeafb90</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10063">
                <text>Pola Asupan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Anak di Puskesmas Pegajahan Kec.Pegajahan Kab Serdang Bedagai Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10064">
                <text>Anakmemerlukan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang menjadi asset berharga bagi pembangunan  dimasa  depan,  sehingga  terbentuk  sumber  daya  manusia  yang  berkualitas. Lima tahun  pertama kehidupan  manusia sangat  mempengaruhi  pertumbuhan  dan  perkembangan  anak  untuk  tahap  selanjutnya terutama  untuk  pertumbuhan fisik dan  kecerdasannya.  Salah  satu  faktor yang berpengaruh  terhadap  proses pertumbuhan  anak  adalah  status  gizi yang menentukan  keberhasilan  dalam  peningkatan  kualitas  sumber  daya manusia (Nurrizka dan Saputra, 2015).Penyebab utama kematian terbanyak pada kelompok anak balita (12-59 bulan)  adalah  diaresebesar  10,3%  dan  pneumonia  sebesar  9,4%.  Penyebab  kematian  lainnya,  yaitu  demam berdarah,kelainan kongenital jantung, tenggelam, cedera, kecelakaan, kelainan kongenital lainnya, COVID-19,infeksi  parasit,  dan  penyebab  lainnya. (Profil  Kesehatan Indonesia,  2021). Gizi  kurang  ataupun  gizi  lebih (malnutrisi)  akan  terjadi  apa  bila  pola  konsumsi  pangan  yang  salah  (Oemar,  Novita,  2015).  Pada  tahun  2017,  22,2%  atau  sekitar  150,8  juta  balita  di  dunia  mengalami  Gizi  Buruk.  Namun  angka  ini  sudah  mengalami penurunan  jika  dibandingkan dengan  data  pada  tahun  2000  yaitu  32,6%.  Pada  tahun  2017,  lebih dari  setengah balita mengalami gizi buruk di dunia berasal dari Asia (55%) sedangkan lebih dari sepertiganya (39%) tinggal di Afrika.(Kemenkes  RI,2019). TUJUANUntuk  menganalisis Pola  Asupan  Nutrisi  terhadap  pertumbuhan  anak Di Puskesmas Pegajahan Kec.Pegajahan Kab Serdang Bedagai Tahun 2023. METODE uji chi square p value &lt; 0,05  berarti  H0ditolak  dan  Ha  diterima  hasil  uji  statistic  adanya hubungan  signitifikan.HASILadaadahubungan bermakna Pola Asupan Nutrisidengan pertumbuhan anakmenunjukkan mayoritas responden dengan pola  asupan  nutrisi  yang  baik  memiliki  anak  dengan  pertumbuhan  anak  yang  normal  yaitu  14  (77,8  %).  Dari hasil uji chi-square didapatkan  nilai  p  value  0,001atau  kurang  dari  0,05  artinya  Ho  ditolak  dan  Ha  diterima  bahwa Pola  Asuh  Nutrisi  Terhadap  Pertumbuhan  Anak Di  Puskesmas  PegajahanKec.Pegajahan  Kab  Serdang Bedagai Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10065">
                <text>Sulastri, Isyos Sari Sembiring, Ernawati Napitupulu, Titin Suherni, Elnia, Rizky Andriani</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10066">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10067">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2434" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8832">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/301b808c199fbb72d63af7831fad57eb.pdf</src>
        <authentication>b575c4e5811642a6ec2b7c624107292e</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="42">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="7491">
                  <text>Jurnal Luaran Dosen </text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10068">
                <text>Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Perkembangan Bahasa Anak Prasekolah Puskesmas Pegajahan Kec. Pegajahan Kab. Serdang Bedagai Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10069">
                <text>Anakmemerlukan  perhatian  khusus  sebagai  generasi penerusbangsa  yang menjadi  asset  berharga  bagi  pembangunan  dimasa depan, sehingga  terbentuk  sumber  daya  manusia  yang berkualitas. Lima tahun  pertama  kehidupan  manusia sangat  mempengaruhi  pertumbuhan  dan  perkembangan anak  untuk  tahap  selanjutnya terutama  untuk  pertumbuhan fisik dan  kecerdasannya.  Salah  satu  faktor yang berpengaruh  terhadap  proses  pertumbuhan  anak  adalah  status  gizi yang menentukan  keberhasilan  dalam peningkatan  kualitas  sumberdaya  manusia  (Nurrizka  dan  Saputra, 2015).Keluarga  memiliki  peranan  yang sangat penting dalam upaya mengembangkan pribadi anak. Perawatan orang tua yeng penuh kasih sayang dan  pendidikan  tentang  nilai-nilai  kehidupan,  baik  agama  maupun  sosial  budaya  yang  diberikannya merupakan faktor yang kondusif untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat yang sehat.   Hubungan   ini   dimaknai   sebagaiproses   pengalaman   berinteraksi   dan   berkomunikasi   dengan lingkungan   keluarga,   terutama   dengan   orang   tua   yang   mengajar,   melatih   dan   memberikan   contoh berbahasa  kepada  anak  (Yusuf, 2012) Anak pada masa prasekolah merupakan masa golden age untuk pertumbuhan otak anak, sehingga masa ini menentukan kualitas hidup anak dan menjadi peluang emas bagi keluarga  untuk memberikan intervensi sebaik mungkin bagi anak (Soetjiningsih&amp;Ranuh,2014).Tugas perkembangan bahasa anak menjadi salah satu komponen penting pada anak prasekolah dimana kemampuan berbahasa seorang anak adalah indikator keseluruhan dari perkembangan anak (Soetjiningsih&amp;Ranuh,2014), dan Jaringan otak anak yang banyak diberikan stimulasi akan berkembang mencapai 80% pada usia kurang dari 4 tahun,  sebaliknya anak yang kurang diberikan  stimulasi  maka  jaringan  otak  akan mengecil  sehingga  fungsi  otak  akan  menurun  yang menjadikan  perkembangan anak  menjadi  terhambat Dhieni, Fridani, Muis, &amp;Yarmi, 2014). Anak yang memiliki gangguan perkembangan bahasa mempunyai peluang lebih besar untuk mengalami ketakutan berlebihan dan gejala kecemasan saat bersosialisasi di usia remajanya (Browlnie, Bao, &amp; Beitchman, 2016).Pembentukan anak bermula atau berawal dari pengasuhan orang  tua  terhadap  anak-anaknyasangatmenentukandanmemengaruhikepribadian(sifat)sertaperilakuanak.Berikut adalah macam-macam pola asuhorangtua terhadapanak. pertama, pola asuhotoriter, adalah pola asuh satu arah dimana peraturan orang tua harus di taati oleh anak. Kedua, pola asuh permisif adalah keinginan ada di tangan anak. orang tua memiliki kekuasaan penuh dalam keluarga terutama terhadap anak tetapi anak memutuskan apa-apa yang diinginkannya sendiri  baik  orang tua  setuju  atau tidak.  ketiga,  Pola asuh demokratis menggunakan komunikasi dua arah. kedudukan orangtua dan anak dalam komunikasi sejajar. Suatu keputusan diambil dengan mempertimbangkan (keuntungan)  kedua  belah  pihak.Anak  diberi kebebasan  yang bertanggungjawab. keempat, pola asuh situasional,orangtua tidak menetapkan salah satu tipe  saja  dalam  mendidik anak. orangtua dapat menggunakan satu atau dua (campuran pola  asuh) dalam  situasitertentu.untuk  membentuk anak agar  menjadianakyangberanimenyampaikan  pendapat sehingga memiliki ide-ide yang kreatif, berani dan juga jujur (Helmawati, 2016).METODE uji chi square p value &lt; 0,05 berarti H0ditolak dan Ha diterima hasil uji statistic adanya hubungan signitifikan.HASILadaadahubungan   bermakna hubungan   pola   asuh   orangtua   dengan   perkembangan   bahasa   anakprasekolahdi Puskesmas Pegajahan Kec.Pegajahan Kab Serdang Bedagai Tahun 2023.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10070">
                <text>Ayudiah Astuti, Isyos Sari Sembiring, Nita Indrayani, Nuriani, Jumining, Ratna Metasari</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10071">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10072">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2435" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="8834" order="1">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/3580c049b0f7a1fbd10fef1b6598aea4.jpg</src>
        <authentication>481198aababca6bb60d71c3cc3351095</authentication>
      </file>
      <file fileId="8833" order="2">
        <src>https://old-repository.mitrahusada.ac.id/files/original/bfddc80c291dc7d0f0c7b32333163fdc.pdf</src>
        <authentication>2a2c41f71a6c54f1b09dad03d921bec8</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5966">
                  <text>LTA D3 Kebidanan</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10073">
                <text>Asuhan Kebidanan Kehamilan TM I Pda Ny. R Dengan Hiperemesis Gravidarium Tingkat 1 di Klinik Paulina Desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10074">
                <text>Kehamilan dengan Hiperemesis Gravidarum menurut word Healt Organization (WHO) mencapai 12,5% dari seluruh jumlah kematian didunia sedangkan angka kejadian Hyperemesis di Indonesia adalah 1-3% dari seleruh kehamilan. Sekitar 50% sampai 90% ibu hamil mengalami mual dan muntah diantaranya 10% mengalami mual pada pagi hari, 80% mengalami keluhan persisten sepanjang hari. Tujuan penelitian dilakukan untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum tingkat I menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan 7 langkah varney. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian yang didapatkan setelah melakukan penelitian dari pemeriksaan kunjungan pertama mengalami mual muntah, pusing dan tidak nafsu sehingga dilakukan asuhan kebidanan dengan Hiperemesis Gravidarum kondisi Ny. R dalam keadaan baik. Setelah melakukan asuhan kebidanan dengan memberikan diet yang dianjurkan telah dilaksanakan dan mengurangi rasa mual muntah yang berlebihan. Diharapkan kepada penyedia layanan asuhan kebidanan yang sedang menjalankan praktik untuk selalu mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kebidanan yang sudah ada, khususnya terhadap pelayanan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade 1.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10075">
                <text>Tamba, Herlinawati&#13;
1819401020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10076">
                <text>2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="10077">
                <text>Indonesia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
